Nahh kalian baru mengenal sistem operasi linux khususnya debian ? bingung dalam melakukan Konfigurasi IP Linux Debian khusunya versi 8.7. Oke gan mungkin postingan kami dapat membantu anda dalam mencari refrensi untuk mengkonfigurasi IP Address linux debian .
TCP/IP adalah standart komunikasi data yang digunakan oleh komunitas internet dalam proses tukar menukar data dari satu komputer ke komputer yang lain di dalam sebuah jaringan. Protokol tersebut tidaklah dapat berdiri sendiri, karena protokol ini berupa kumpulan protokol.
Pada dasarnya, konfigurasi IP address di linux debian adalah mengedit file yang terdapat di /etc/network/interfaces. Nahhh di dalam file inilah terdapat atribut TCP/IP yang berapa di komputer anda. Bagi kalian yang bisa menggunakan sistem operasi windows tentu saja bingung atau kesulitan mengingat file ini tidak memiliki ekstensi.txt atau pun info yang biasanya terdapat dalam sistem operasi windows File tersebut hanya bernama interfaces tanpa memiliki ekstensi tapi apabila kalian buka software editor seperti nano, gedit, vi, atau pico, maka anda bisa melihat teks-teks didalamnya. Teks itulah yang akan kalian edit untuk melakukan pengalamatan IP address.
Konfigurasi IP Address Linux Debian 8.7
Adapun langkah-langkah yang dapat anda lakukan untuk mengkonfigurasi pengalamatan IP address pada linux debian, diantaranya sebagai berikut :
1. Untuk mengkonfigurasi alamat ip address pada linux debian adapun beberapa cara yang dapat kalian lakukan diantaranya dengan menggunakan terminal jika kalian menggunakan mode GUI ataupun secara langsung jika kalian menggunakan mode CLI dalam menginstall linux debian.
2. Silahkan kalian masuk kedalam super user atau root agar kalian mempunyai hak akses untuk melakuakan pengalamatan, jangan lupa isikan passwordnya lalu tekan enter. Jika kalian berhasil masuk maka akan menemui tanda #. Gunakan perintah su kemudian isikan passwordnya lalu tekan enter. Maka akan tampil seperti gambar dibawah ini :
3. Selanjutnya silahkan aktifkan masing-masing ethernet/kartu jaringan/LAN Card, dengan perintah script ifconfig eth0 up tekan enter dan ifconfig eth1 up tekan enter . Seperti gambar dibawah ini :
4. Selanjutnya pastikan anda sudah masuk root, lalu masukkan perintah
nano /etc/network/interfaces. Kemudian ubah atau edit script seperti gambar dibawah ini :
5. Setelah menambahkan pengaturan konfigurasi ethernet eth0 dan eth1 maka untuk menyimpan pengalamatan tersebut dengan menekan Ctrl X dan jawab Y kemudian tekan ENTER.
6. Supaya alamat ip address yang kita konfigurasi aktif, maka perlu untuk restart ulang service-nya, dengan menggunkan perintah /etc/init.d/networking restart. Seperti gambar berikut:
7. Langkah selanjutnya masukkan alamat IP address apada komputer client, dimana ip address tersebut harus 1 kelas dengan eth1 server debian kita. Misalkan kita isikan dengan IP Addressnya : 192.168.10.3 dengan Subnet Mask 255.255.255.248 dan Gateway 192.168.10.1. Seperti gambar dibawah :
8. Setelah komputer client diisikan alamat ip address, selanjutnya cek konektivitas jaringan antara server debian dan client yaitu dengan membuka aplikasi CMD ( Command Prompt ) pada komputer client. Dan lakukan perintah ping 192.168.10.1 kemidian Enter. Jika TTL maka server eth1 dan client sudah terhubung.
MENGAKTIFKAN JARINGAN KE INTERNET
Adapun langkah agar komputer client dan server dapat terhubung ke internet yaitu sebagai berikut:
9. Selajutnya konfigurasi IPv4 dengan menghilangkan tanda pagar (#) pada net.ipv4.ip_forward=1 kita lakukan dengan perintah # nano /etc/sysctl.conf pada gambar berikut :
10. Langkah selanjutnya konfigurasi pada # nano /etc/resolv.conf seperti gambar dibawah :
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({}); (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});





